Ketua I DPRD Pegubin Yohanes Sitokdana Minta Pemda Terima Formasi CPNS 2024 Prioritaskan Putra Daerah Pegunungan Bintang

waktu baca 3 menit
Senin, 19 Mei 2025 09:47 0 737 WartaBatas

Ketua I DPRD Pegunungan Bintang Yohanes Agustinus Sitokdana ST, Didampingi Anggota DPRD Jefrin D. Singpanki ST, Bidang anggaran dan Infrastruktur saat menyampaikan keterangan persnya

(BATASPAPUA, OKSIBIL)—Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD Kabupaten Pegunungan Bintang Yohanes Agustinus Sitokdana ST, djidampingi Wakil Ketua Komisi C Bidang anggaran dan Infrastruktur Jefrin D. Singpanki ST, mewakili lembaga legislatif meminta kepada Pemerintah Daerah (Eksekutif) dengan tegas bahwa untuk penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang sudah tes formasi umum tahun 2024 lalu harus prioritaskan Orang Asli Pegunungan Bintang (OAP-PEGUBIN) sudah terlalu banyak orang. Sementara, kuota yang dikasih hanya 700 orang. Yang ikut tes 3000 orang. Oleh karena itu, secara tegas kami menyampaikan kepada Pemerintah Daerah terutama kepala BKD, serta teman-teman dan juga Bapak Bupati supaya prioritas anak daerah. Kabupaten ini ada, Kabupaten ini hadir karena masyarakat Pegunungan bintang. Hal itu ditegaskan Ketua I Yohanes Sitokdana di Kediamannya saat ditemui media ini, Kabiding Oksibil, pada Senin (19/05/25), Pukul 8 : 00 WIT.

Orang Pegunungan Bintang keluar sekolah sampai selesai sarjana datang mereka tetap kembali ke daerahnya dan cari pekerjaan. Tidak mungkin mereka ke Kabupaten lain atau Provinsi lain cari pekerjaan disana. Oleh karena itu, ini momen penting bagi mereka. Jangan lagi terima teman-teman dari Nusantara. Kami tidak pernah cari pekerjaan di daerah lain selain tanah kecil ini.

Baca Juga :  FPDPP Kembali Desak KPU RI, Gugurkan Timsel KPU Zona I Provinsi Papua Pegunungan Dan Mulai Tahapan Ulang Dari Awal

“Saya mewakili lembaga Dewan secara tegas menyampaikan kepada Pemerintah Daerah, dalam hal ini Pak Bupati dan rekan di  bidang-bidang teknis agar yang diperjuangkan adalah Orang Asli Pegunungan Bintang. Orang Pegunungan Bintang itu marga jelas, tempat lahir jelas, tempat tinggal dimana itu jelas,” Tegasnya.

Yohanes Sitokdana mencontohkan, K2 saja yang mau Prajabatan hari ini mayoritas orang luar Pegunungan Bintang, kami lembaga dewan sangat kecewa. “Kenapa kami punya sarjana-sarjana nganggur sana-sini, lalu masih terima teman-teman Nusantara lebih banyak. Daerah ini daerah baru, kami punya sarjana banyak kenapa tidak terima, kenapa tidak memberikan ruang kepada mereka untuk bekerja mengabdikan diri untuk negeri Mereka. Apa yang kami sampaikan ini tidak diakomodir maka daerah ini tidak akan aman. Pencaker terlalu banyak pasti mereka buat aksi kiri-kanan, kalo hal itu terjadi maka kami DPR ini tidak akan tanggung jawab,” Politisi Muda Pegubin dari partai Demokrat itu dengan nada kesal tuturnya.

Baca Juga :  Pesta Olahraga Jelang HUT Ke-20 dan Harapan Kembalinya Pegunungan Bintang Yang Damai

Kesempatan yang sama, DPR Jefrin Singpanki menekan bahwa apa yang diperjuangkan oleh pencaker selama ini di momen-momen tertentu sampaikan kepada Pemerintah Daerah sebagai aspirasi mereka kami lembaga legislatif sangat mendukung. Bahwa kami mendukung formasi umum tes CPNS pada tahun 2024 lalu kami harap supaya 100 persen anak asli Pegunungan Bintang diangkat jadi CPNS. Kami komisi C bagian anggaran betul-betul kami bicara banyak dan siapkan anggaran untuk bagaimana teman-teman eksekutif pastikan bahwa tahapan tes dan prajabatan akan dukung sehingga harapan kami 100 persen formasi umum Kabupaten Pegunungan Bintang. Untuk formasi khusus seperti Kesehatan, dan Pendidikan kalo anak-anak asli Pegunungan Bintang tidak ada, bisa ambil dari luar karena kami melihat situasi dan kondisi saat ini.

“Ini adalah tempat untuk orang Pegunungan Bintang, jadi terima 100 persen anak asli karena tidak mungkin kita cari pekerjaan maupun jabatan di kabupaten-kabupaten lain di luar dari Kabupaten Pegunungan Bintang atau di luar Papua. Untuk itu, ini kesempatan emas untuk anak-anak asli Pegunungan Bintang diterima 100 persen, jadi CPNS,” tandasnya. (***)

(Redaksi/Admin-WBP

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *